|
Written by Abu Ihsan Al Atsary
|
|
Ikhwanul Muslimin adalah pergerakan Islam - yang didirikan oleh Hasan Al-Banna (1906-1949 M) di Mesir pada tahun 1941 M. Diantara tokoh-tokoh pergerakan itu ialah : Said Hawwa, Sayyid Quthub, Muhammad Al-Ghazali, Umar Tilmisani, Musthafa As-Siba'i, dan lain sebagainya. |
|
Read more...
|
|
|
Written by Abu Ihsan Al Atsary
|
|
Hizbut Tahrir adalah suatu nama bagi gerakan dakwah yang didirikan oleh Taqyyuddin An-Nabahani. Dia telah menulis sebuah buku yang berjudul Nizhom Al-Islam yang telah diterjemahkan dalam bahasa Indonesia dengan judul Peraturan Hidup Dalam Islam yang diterbitkan oleh Pustaka Thariqul Izzah. Gerakan ini berpusat di Yordania dan terus berkembang hingga kepenjuru dunia termasuk Indonesia. Di Indonesia, gerakan ini berpusat di Bogor. Tokoh mereka sekarang yang sering datang di Bogor adalah Abdurrohman Al-Bagdadi. Di bogor, pusat kegiatan mereka di Perguruan Tinggi IPB (Institut Pertanian Bogor). Sehingga banyak sekali alumni IPB yang menjadi da'i-da'i gerakan dakwah ini. Gerakan ini dinilai oleh Syaikh Al-Albani sebagai gerakan yang terpengaruh oleh Mu'tazilah, karena sama-sama menempatkan akal lebih dari yang semestinya. Sehingga mereka dikenal dengan julukan Neo Mu'tazilah (mu'tazilah gaya baru) |
|
Read more...
|
|
|
Written by Abu Ihsan Al Atsary
|
|
Gerakan dakwah yang dibidani oleh Muhammad Ilyas Al-Kandahlawi ini merupakan salah satu gerakan dakwah Tashawwuf yang sudah menyebar ke berbagai negara Islam maupun non Islam . Secara lahir gerakan ini nampak baik , karena banyak orang-orang yang dahulunya berandalan menjadi terbimbing melaksanakan ibadah lewat jamaah ini. Namun akhirnya para Ulama mengetahui kebobrokan aqidah kelompok ini, satu persatu ketahuan bid'ah-bid'ah yang ada dalam gerakan ini. Selain itu, pada dasarnya dakwah ini memang diilhami dari pemahaman tasawwuf atau tarekat. Syaikh Al-Albani mengatakan bahwa mereka adalah Shufiyyah 'Ashriyah (tasawwuf model baru). Gerakan ini berbasis di negara India dan disanalah gerakan ini pertama sekali muncul. Demikian juga di Pakistan dan Bangladesh. Sehingga ketiga negara tersebut (India, Pakistan, dan Bangladesh) merupakan dareah sasaran utama bagi anggota-anggota mereka untuk khuruj. Di Indonesia jama'ah ini sangat berkembang terutama di daerah timur Indonesia. |
|
Read more...
|
|
|
Written by Abu Ihsan Al Atsary
|
|
Syubhat dan Bantahannya Abdul Mun'im Mushtafa Halimah melontarkan sebuah syubhat Khawarij dalam bukunya berjudul Ath Thaghut, menjadi prolog menuju akar pemikiran Khawarij. Dengan royal mengkafirkan kaum muslimin. Yakni -dalam menetapkan- seseorang telah menghalalkan dosa yang dilakukannya cukup dengan qarinah (indikasi kuat), bahwa ia telah menghalalkannya. Menurutnya, sekarang ini tidak mungkin seseorang mengatakan terang-terangan bahwa ia telah menghalalkan dosa yang diperbuatnya. Jadi cukup dengan indikasi kuat tadi. |
|
Read more...
|
|
|
Written by Abu Ihsan Al Atsari
|
|
Fitnah takfir (mengkafirkan) merupakan bahaya laten yang terus merongrong umat ini. Sejak dahulu, fitnah inilah yang telah menghancur-leburkan barisan kaum muslimin. Sebagaimana dijelaskan oleh Syaikh Ibnu Utsaimin dalam kaset beliau, bahwa bid'ah yang pertama kali muncul di tengah umat ini ialah bid'ah yang berkaitan dengan status manusia yang dianggap berbuat salah; dihukumi sebagai muslim ataukah kafir? Dari situ muncullah berbagai macam polemik, hingga akhirnya menyebabkan kaum muslimin saling menumpahkan darah. |
|
Read more...
|
|
|
|
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Next > End >>
|
| Results 53 - 65 of 133 |