|
Written by Dr. Mahmud Thahhan
|
|
Orang yang melakukan studi secara kritis akan mengetahui bahwa asas sarta prinsip-prinsip pokok ulumul hadits (kaidah-kaidah menerima dan menyampaikan hadits) itu benar-benar terdapat dalam kitab al Quran yang mulia, serta terdapat dalam Sunnah Nabawiyah. Allah berfirman : Wahai orang-orang yang telah beriman, jika datang orang fasiq dengan membawa suatu berita kepada kalian, maka hendaklah kalian menelitinya (al Hujurat : 6). Nabi pernah bersabda : Semoga Allah mengelokkan wajah orang yang mendengar berita dariku, lalu ia menyampaikan persis seperti apa yang pernah didengarnya. Karena tidak sedikit orang yang mendengarnya sendiri (HR Tirmidzi) dalam suatu riwayat lain beliau juga bersabda : Maka tidak sedikit orang yang membawa berita itu lebih mengerti daripada orang yang menerima berita tersebut, begitu pula tidak sedikit orang yang membawa berita itu tidak lebih mengerti daripada orang lyang menerima berita tersebut (HR Tirmidzi). |
|
Read more...
|
|
|
Written by Syaikh al Albani
|
|
Tanya : Kitab apakah yang anda anjurkan untuk dibaca oleh pemuda yang sedang belajar? Jawab : Saya anjurkan padanya apabila masih awal hendaklah membaca kitab Fiqhus Sunnah oleh Sayid Sabiq, sambil dibantu dengan sebagian kitab yang dijadikan rujukan, seperti Subulus Salam. Disamping itu jika dia memperhatikan kitab Tamamul Minah (berisi koreksi dan komentar terhdap kitab Fiqhus Sunnah) maka cara ini lebih kuat dan selamat. Saya anjurkan juga kepadanya hendaklah membaca kitab Ar Raudhatun Nadiyah oleh Sidiq Hasan Khan. Adapun tafsir, maka wajib baginya untuk membiasakan membaca kitab Tafsir Al Qur’an al Adhim oleh Ibnu katsir, walaupun sebagian tafsir tersebut panjang uraiannya. Sebab kitab tersebut paling sah, benar pada zaman ini. Kemudian untuk nasehat dan pelembut hati maka wajib baginya membaca kitab Riyadhus Shalihin oleh Imam nawani. Sedangkan untuk aqidah membaca Syarh Aqidah Thohawiyah oleh Ibnu Abil Izzi Al Hanafi, dalam memahami kitab tersebut dibantu dengan komentar dan penjelasanku pada kitab tersebut. Kitab-kitab secara umum untuk dibiasakan membacanya antara lain kitab-kitab Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah dan muridnya Ibnul Qayyim al Jauziyah. Saya meyakini bahwa keduanya merupakan ulama langka di kalangan kaum muslimin. Mereka berada dalam manhaj salafus shalih baik dalam pemahaman, takwa dan kebaikkannya. (As Shalah 5/15 Dzulhijjah 1413 hal 59) |
|
|
Written by Ustadz Ahmas Faiz
|
|
Adalah tepat ketika Imam Mujadid abad ke-12 H, Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab dalam al-Ushul ats-Tsalatsah menyatakan bahwa kewajiban pertama di antara empat kewajiban yang harus dipelajari seorang muslim adalah ilmu. Juga pada perkataan Imam al-Bukhori ketika mengetengahkan sebuah judul bab pada kitab Shahih-nya Bab : Ilmu Sebelum Perkataan dan Perbuatan. Al Imam Al Bukhari mendasarkan perkataannya pada firman Allah Subhanahu wa ta'ala: Maka Ilmuilah bahwasanya tiada ilah yang berhak disembah melainkan Allah, dan mohonlah ampun bagi dosamu (Muhammad:19). Pada kenyataannya ilmu itu memang teramat penting dan menentukan, oleh karena itu ia mesti menjadi hal pertama untuk dimengerti. |
|
Read more...
|
|
|
Written by Muhammad Elvi Syam Lc
|
|
Segala puji hanya milik Allah semata, dam sholawat dan salam atas nabi kita Muhammad dan atas keluarganya dan para sahabanya, dan selanjutnya : Sesungguhnya kaum muslimin dewasa ini telah ditimpa oleh cobaan yang besar. Musibah-musibah telah mengepung mereka dari segala penjuru. Kebanyakan kaum muslimin pun telah terjerumus di dalammya. Kemungkaran di mana-mana dan manusia pun telah terang-terangan berbuat maksiat tanpa ada rasa takut dan malu. Sebabnya adalah : sikap remeh terhadap agama Allah dan tidak adanya pengagungan terhadap hukum dan ajaran-Nya serta lalainya kebanyakan dari orang-orang yang sholeh untuk menegakkan syari'at Allah dan amar makruf dan nahi mungkar. Sesungguhnya tiada solusi bagi kaum muslimin dari bencana dan musibah ini kecuali dengan taubat yang benar kepada Allah Ta'ala dan mengagungi segala perintah dan larangannya. Mencegah tangan-tangan yang jahil dan memberikan sanksi kepada mereka. |
|
Read more...
|
|
|
Written by Admin
|
|
Gembira adalah kebalikan dari sedih, ia termasuk rintangan jiwa. Hanya gembira dengan Allah yang menjadikan hati mampu memperoleh hakikat kehidupan. Seorang hamba akan merasa gembira jika sudah mendapatkan cinta Allah, dan cinta Allah akan bisa diraih dengan ma'rifatullah (mengenal Allah). Cinta Allah ini akan menyingkap mendung kegalauan, kegundahan, kesedihan dan duka cita dari hati seorang hamba, |
|
Read more...
|
|
|
|
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Next > End >>
|
| Results 27 - 39 of 130 |