Home
|
Written by Admin
|
|
NIAT 1. Wajibnya berniat puasa sebelum datang waktu subuh ketika puasa wajib. Jika telah jelas masuknya bulan Ramadhan dengan penglihatan mata atau persaksian atau dengan menyempurnakan bulan Sya'ban menjadi tiga puluh hari, maka wajib atas setiap muslim yang mukallaf untuk berniat puasa di malam harinya, berdasarkan sabda Rasulullah Shalallahu 'alaihi wasallam (yang artinya): Barangsiapa yang tidak berniat sebelum fajar untuk puasa maka tidak ada puasa baginya.1) Dan Sabdanya (yang artinya): Barangsiapa yang tidak berniat puasa pada malam harinya maka tidak ada puasa baginya.2) Niat itu tempatnya di hati, melafadzkannya adalah bid'ah yang sesat walaupun manusia menganggapnya baik, kewajiban untuk berniat sejak malam itu khusus bagi puasa wajib, karena Rasulullah Shalallahu 'alaihi wasallam pernah datang ke Aisyah selain bulan ramadhan beliau berkata : Apakah engkau punya santapan siang ? kalau nggak ada aku berpuasa.3) Hal in juga dilakukan oleh para shahabat: Abu Darda', Abu Thalhah, Abu Hurairah, Ibnu Abbas, Hudzaifah bin al-Yaman radhiallahu 'anhum kita dibawah bendera sayyidnya bani Adam.4) Ini berlaku dalam puasa sunnah menunjukan wajibnya niat di malam hari sebelum terbit fajar dalam puasa wajib, Wallahu Ta'ala A'lam. |
|
Read more...
|
|
|
Written by Admin
|
|
MENJELANG BULAN RAMADHAN 1. Menghitung hari bulan Sya'ban Umat Islam seyogyanya menghitung bulan Sya'ban sebagai persiapan untuk Ramadhan, karena satu bulan itu kadang dua puluh sembilan hari dan terkadang tiga puluh hari, mereka hendaknya berpuasa ketika melihat hilal bulan Ramadhan, jika terhalang awan dihitung hendaknya menyempurnakan bulan Sya'ban menjadi tiga puluh hari, karena Allah pencipta langit-langit dan bumi menjadikan tempat-tempat tertentu agar manusia mengetahui jumlah tahun dan hisab, satu bulan tidak akan lebih dari tiga puluh hari. Dari Abi Hurairah Radhiyallahu 'anhu berkata: Rasulullah Shalallahu 'alaihi wasallam bersabda: Puasalah kalian karena melihat hilal, dan berbukalah karena melihat melihat hilal, jika kalian terhalangi awan, sempurnakanlah bulan Sya'ban tiga puluh hari.1) Dari Abdullah bin Umar radhiallahu 'anhuma Rasulullah Shalallahu 'alaihi wasallam bersabda (yang artinya): Janganlah kalian puasa hingga melihat hilal, jangan pula kalian berbuka hingga melihatnya, jika kalian terhalangi awan hitunglah bulan Sya'ban.2) Dari Adi bin hatim radhiallahu 'anhu berkata: Rasulullah Shalallahu 'alaihi wasallam bersabda: Jika datang bulan Ramadhan puasalah tiga puluh hari, kecuali kalian melihat hilal sebelum hari ketiga puluh.3) |
|
Read more...
|
|
|
Written by Admin
|
|
HUKUM-HUKUM DALAM PUASA Ketahuilah wahai muslim hamba Allah -mudah-mudahan Allah mengajarimu dan aku - bahwasanya ada pahala yang amat besar, kebaikan yang merata ini, yang tidak bisa menghitungnya kecuali Allah, tidak akan di dapat kecuali oleh orang yang menunaikan puasa Ramadhan sesuai dengan tuntunan dan sunnah penutup para Nabi Shallallahu 'Alaihi wa Sallam, yakni dalam masalah hukum-hukum yang berkaitan dengan kewajiban yang besar, di bulan yang diberkahi ini. Sekarang kami akan mulai menerangkan hukum-hukum tersebut tanpa taklid pada seorangpun, mengambil dari Al-Qur’anul ‘Adhim, hadits-hadits yang shahih dan hasan dari sunnah yang suci dengan pemahaman salafush shalih, imam yang empat dan orang sebelum mereka dari kalangan sahabat dan tabi’in, cukuplah ini bagimu sebagai dalil. Kami juga telah memilih pendapat-pendapat madzhab fiqih yang paling cocok dangan dalil serta ijtihad mereka yang paling adil. (Bersambung) |
|
|
Written by Admin
|
|
ANCAMAN BAGI ORANG YANG MEMBATALKAN PUASA RAMADAHAN DENGAN SENGAJA Dari Abi Umamah Al-Bahili -Radhiallahu 'anhu- Aku pernah mendengar Rasulullah Shalallahu 'alaihi wasallam bersabda : Ketika aku tidur, datanglah dua orang pria kemudian memegang dhobaya1) membawaku kesatu gunung yang kasar (tidak rata), keduanya berkata : Naik, aku katakan : aku nggak mampu, keduanya berkata: kami akan memudahkanmu, akupun naik hingga ketika aku sampai ke puncak gunung ketika itulah aku mendenganr suara yang keras. Akupun bertanya : Suara apakah ini ? Mereka berkata: Ini adalah teriakan penghuni neraka kemudian keduanya membawaku, ketika aku melihat orang-orang yang digantung dengan kaki diatas, mulut mereka rusak/robek, darah mengalir dari mulut mereka. Aku bertanya: Siapakah mereka ? keduanya menjawab : mereka adalah orang-orang yang berbuka sebelum halal puasa mereka. 2)...3) Adapun yang diriwayatkan bahwa Nabi Shalallahu 'alaihi wasallam bersabda (yang artinya): Barangsiapa berbuka satu hari saja pada bulan Ramadhan dengan sengaja, tidak akan bisa diganti walau dengan puasa sepanjang jaman kalau dia lakukan. Hadits ini LEMAH, TIDAK SHAHIH, pembahasan hadits ini akan dibahas di akhir kitab ini -------------- 1) Yakni : dua lenganku 2) Riwayat An-Nasa'I dalam Al-Kubra sebagaimana dalam tuhfatul Asyraf (4/166) dan Ibnu Hibban (no. 1800-zawahidnya) dan Al-Hakim (1/430) dari jalan Abdur Rahman bin Yazid bin Jabir, dari Salim bin Amir, dari Abu Umamah. Sanadnya SHAHIH. 3) Sebelum tiba waktu puasa |
|
|
Written by Admin
|
|
TARGHIB PUASA RAMADHAN 1. Pengampunan Dosa Allah dan Rasul-Nya memberikan targhib (spirit) untuk melakukan puasa Ramadhan dengan menjelaskan keutamaan serta tingginya kedudukan puasa, dan kalau seandainya orang yang puasa mempunyai dosa seperti buih di lautan niscaya akan diampuni dengan sebab ibadah yang baik dan diberkahi ini. Dan dari Abi Hurairah radhiallahu 'anhu dari Nabi Shalallahu 'alaihi wasalam bersabda (yang artinya) : Barangsiapa yang berpuasa di bulan Ramadhan dengan penuh iman dan ihtisab maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.1) Dari Abi Hurairah radhiallahu 'anhu juga rasulullah Shalallahu 'alaihi wasalam pernah bersabda (yang artinya) : Shalat yang lima waktu, Jum'at ke Jum'at, Ramadhan ke Ramadhan adalah penghapus dosa yang terjadi diantara senggang waktu tersebut jika menjauhi dosa besar.2) Dari Abu Hurairah radhiallahu 'anhu juga, bahwa Rasulullah Shalallahu 'alaihi wasalam pernah naik mimbar kemudian berkata: Amin, Amin, Amin, ditanyakan kepadanya:Ya Rasulullah Shalallahu 'alaihi wasalam : Engkau naik mimbar kemudian mengucapkan : Amin, Amin, Amin ? Beliau bersabda : Sesungguhnya Jibril alaihissalam datang kepadaku dia berkata :barangsiapa yang mendapati bulan Ramadhan tapi tidak diampuni dosanya maka akan masuk neraka dan akan Allah jauhkan dia, katakan: Amin, maka akupun mengucapkan : Amin …….3) Hadits. |
|
Read more...
|
|
|
Written by Admin
|
|
WAJIBNYA PUASA RAMADHAN 1. Barangsiapa yang dengan kerelaan hati berbuat kebajikan maka itu lebih baik baginya. Karena keutamaan-keutamaan diatas, maka Allah mewajibkan kaum muslimin puasa Ramadhan, oleh karena memutuskan jiwa dari syahwatnya dan menghalanginya dari apa yang biasa dilakukan termasuk perkara yang paling sulit, kewajiban puasa pun diundur sampai tahun kedua Hijriyah, setelah hati kaum mukminin kokoh dalam bertauhid dan dalam mengagungkan syiar-syiar Allah, maka Allah membimbing mereka untuk melakukan puasa dengan bertahap, pada awalnya mereka diberi pilihan untuk berbuka atau puasa beserta diberi spirit untuk puasa, karena puasa masih terasa berat bagi para shahabat Radhiallahu 'anhum. Barangsiapa yang ingin berbuka kemudian membayar fidyah dibolehkan, Allah berfirman yang artinya : ...Berpuasa, wajib membayar fidyah, memberikan makanan seseorang miskin, maka barangsiapa yang mendermakan lebih dengan sukanya sendiri, maka itu lebih baik baginya; bahwa puasa itu lebih baik baginya, jika kamu mengetahui. (Surat Al-Baqoroh : 184) |
|
Read more...
|
|
| | << Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 Next > End >>
| | Results 5 - 15 of 74 |
|
|